Senin, 18 Maret 2013

Video gadis cilik melayang di hutan Russia

Video gadis cilik melayang di hutan Russia

Ada video menarik yang akhir-akhir ini cukup ramai diberitakan, yaitu rekaman mengenai seorang gadis cilik yang tanpa sengaja terekam kamera sedang melayang di udara di sebuah hutan di Rusia. Bagi kalian yang belum pernah melihatnya, berikut sekilas mengenai rekaman itu.


Sampai saat ini saya tidak menemukan bukti konklusif yang menunjukkan kalau rekaman ini adalah hoax walaupun secara pribadi saya percaya kalau rekaman ini adalah sebuah produk rekayasa.

Berikut rekaman yang menghebohkan tersebut:

(link yotube)

Rekaman ini pertama kali diupload oleh seorang pengguna Youtube yang memiliki nickname Jevgenij2000 pada tanggal 2 Maret 2009. Video ini tersembunyi diantara jutaan video di Youtube dan baru mulai menjadi heboh pada awal Januari 2011 ini ketika beberapa media di Cina dan Amerika memberitakannya.

Dalam keterangannya, Jevgenij2000 mengatakan kalau ia dan anjingnya sedang berjalan-jalan di sebuah hutan dan tidak menyangka akan menemukan seseorang di situ. Ia sangat terkejut ketika melihat adegan di depannya dan tidak memiliki penjelasan mengenainya.

Jevgenij2000 tidak menjelaskan kapan dan dimana persisnya ia merekam video ini.

Bagi kalian yang tidak bisa menyaksikan rekaman di atas, saya berikan screenshotnya beserta sedikit penjelasan.

Pertama, rekaman ini dimulai dengan wajah seekor anjing. Lalu anjing ini mulai berlari menjauh dari sang pemegang kamera yang secara logis bisa kita simpulkan sebagai Jevgenij2000.

Jevgenij lalu berteriak: "Tarzan,ко мне!"

Teriakan itu dalam bahasa Rusia yang artinya: "Tarzan, kemari!"

Dari sini kita mengetahui kalau anjing itu bernama Tarzan.

Jevgenij2000 maju sedikit ke depan. Di sebelah kanannya ada pohon yang rimbun. Ketika ia mengarahkan kamera ke sebelah kanan, di kejauhan terlihat seorang perempuan sedang berdiri dengan seorang anak perempuan yang sedang melayang di udara!


Ia mendekat sambil terus merekam.


Anak perempuan itu terus melayang selama beberapa saat.


Tiba-tiba, Tarzan menggonggong. Sepertinya gonggongan itu membuat Jevgenij2000 terkejut karena kamera yang dipegangnya ikut goyang sehingga mengarah ke tanah.


Dua detik kemudian, ia kembali mengarahkan kamera ke arah mereka. Namun anak perempuan itu sudah tidak melayang lagi, mungkin terkejut karena gonggongan Tarzan. Lalu mereka berdua pergi dan menghilang di balik pepohonan.


Rekaman itupun berakhir.

Benarkah anak perempuan itu sedang melayang di udara?

Apakah ada sekelompok manusia mutan super power yang sedang berlatih di hutan Rusia?

Beberapa orang yang tidak percaya kalau manusia bisa melayang di udara akan segera menolaknya dan menganggapnya sebagai hoax. Namun, saya lebih suka melihat kepada bukti yang ada, bukan dengan persepsi. Karena itu mari kita melihat kembali rekaman itu dengan teliti.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tidak bisa menemukan bukti konklusif kalau rekaman ini adalah hasil rekayasa. Namun, ada beberapa catatan yang mungkin bisa menjadi pertimbangan kita untuk menilai apakah adegan tersebut hanya rekayasa atau benar-benar terjadi.

Catatan positif untuk rekaman ini adalah begitu cepatnya anak perempuan itu berada di tanah. Ketika kamera bergoyang, hanya dalam tempo dua detik, ia sudah terlihat menginjakkan kakinya di bumi. Ini tentu saja sangat sulit dilakukan. Jika anak perempuan itu digantung dengan kabel tipis, maka pastilah ia akan diturunkan dengan pelan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Karena itu dua detik yang misterius itu saya anggap sebagai unsur yang cukup menarik dari rekaman itu.

Di sisi lain, ada beberapa catatan yang sepertinya menunjukkan kalau rekaman ini adalah sebuah rekayasa, walaupun tidak bisa dijadikan bukti yang konklusif.

Pertama, Jika kita memperhatikan rekaman itu pada detik ke 20, kita bisa melihat Jevgenij2000 hanya perlu sedikit maju dan menemukan dua perempuan itu di sebelah kirinya. Artinya posisinya tidak terlalu jauh atau tersembunyi dari mereka. Ketika ia berteriak meminta Tarzan untuk datang kepadanya, maka suara teriakan itu seharusnya bisa terdengar oleh kedua perempuan itu. Apalagi mengingat kondisi hutan yang sunyi.

Kedua, ketika Tarzan berlari menjauhi Jevgenij2000, sesungguhnya ia sedang berlari ke arah dua perempuan itu (walaupun tidak sampai menghampiri mereka). Ini bisa terlihat dari rekaman pada detik ke-28.

Pada detik ke-28, Tarzan terlihat sedang berlari menjauhi dua perempuan itu. Menurut saya, kedua perempuan itu seharusnya menyadari kehadiran anjing itu di dekat mereka. Apakah hanya sekedar melihat dari sudut mata atau mendengar suara derap kakinya.

Ketiga, awalnya Jevgenij2000 sedang merekam Tarzan. Ketika Tarzan berlari menjauh dan menghilang dari pandangannya, reaksi yang normal adalah menurunkan kamera dan mencari Tarzan dengan mata telanjang. Namun dalam rekaman tersebut, ia sepertinya terus mencari Tarzan lewat kamera. Menurut saya ini cukup ganjil, walaupun saya tidak menyangkal ada beberapa orang yang bisa bereaksi seperti itu.

Keempat, pada umumnya, rekaman hoax selalu mengandung unsur "menutup-nutupi". Nah, rekaman ini jelas mengandung unsur tersebut. Momen yang sangat penting, yaitu ketika anak perempuan itu turun ke tanah justru tidak terekam kamera karena "terkejut oleh gonggongan Tarzan". Benar-benar mencurigakan.

Kelima, walaupun saya tidak bisa menemukan kawat untuk menggantung anak perempuan itu, namun ada tonjolan yang cukup mencurigakan di baju hangat anak itu.

Bentuknya tidak terlihat seperti kerutan biasa sehingga ada kemungkinan kalau tonjolan itu adalah ikat pinggang yang digunakan untuk menggantungnya dengan kawat tipis. Jika kalian melihatnya dengan teliti, di bawah tonjolan melingkar itu, baju anak itu terlihat lebih gembung dibanding bagian atas. Mungkin ia memang menggunakan sesuatu yang digunakan untuk menggantungnya di udara.

Perlu saya ingatkan kembali kalau saya tidak menganggap lima catatan ini sebagai bukti konklusif untuk menyatakannya sebagai hoax. Karena itu saya tidak memasukkan postingan ini ke kategori hoax.

Jadi saya serahkan kepada kalian masing-masing untuk menilai rekaman ini.

Walaupun begitu, saya pribadi lebih condong kalau rekaman ini merupakan hasil rekayasa dan dikerjakan oleh seorang profesional. Mungkin untuk tujuan viral marketing atau hanya sekedar iseng.


Jika di kemudian hari rekaman ini tidak juga terbukti sebagai rekayasa, mungkin di sebuah tempat terpencil di hutan Rusia, memang ada satu keluarga super yang diam-diam sedang menggembleng anak-anak mereka untuk menjadi penyelamat dunia. Hmm..Saya suka dengan ide ini.*lol*

Minggu, 17 Maret 2013

jembatan kayu,yang berusia seribu tahun.




Sebuah jembatan yang terbuat dari kayu, dan konon telah berusia 1000 tahun, masih kokoh berdiri dan digunakan hingga saat ini di China. Nama jembatan tersebut adalah jembatan Yangmeizhou, berada di desa Xiadang, Shouning County, China.


Dilansir Dailymail, masa pembuatan jembatan unik yang kokoh tersebut adalah dimasa Dinasti Ming, yaitu sekitar 1000 tahun lalu.

Dilihat dari struktur bangunannya, jembatan tersebut memperlihatkan betapa keahlian tangan-tangan pembuatnya sangat tinggi. Kayu-kayu yang digunakan disatukan dengan teknik luar biasa, seperti sebuah tenunan yang terbuat dari kayu.

Bentuk penyangga jembatan yang melengkung menyatu dengan kedua sisi sungai, sedangkan untuk melindungi penggunanya dari hujan dan panas, terdapat atap yang kokoh disepanjang jembatan.


Pada kedua sisi jembatan, hutan dengan tanaman yang rimbun masih pula berdiri, dan tak terganggu oleh tangan-tangan jahil yang merusaknya. Mungkin itu pula yang turut membuat jembatan tersebut awet, karena tak ada banjir bandang melanda yang disebabkan kerusakan lingkungan.

Karena keadaannya yang tetap terjaga walau telah berusia tua, jembatan ini bahkan dimasukkan dalam the state’s key cultural relics, atau benda cagar budaya olah UNESCO.

Ritual Mencongkel Mata "Khwaja Chishti Moinuddina"


  Satu lagi festiva ritual unik yang di lakukan di India, ritual tersebut bernama Khwaja Chishti Moinuddina. Namanya festival tentunya di hadiri oleh banyaka orang, yang unik dari ritual ini adalah para peserta menusuk matanya pada bagian atas dengan benda runcing atau benda tajam hingga matanya melotot seperti hendak keluar.

Saya tidak mengetahui tujuan dari ritual ini apa? Pastinya festival ini di hadiri banyak peserta dan melakukan hal yang sama.









 

ritual memakan mayat di india



Di salah satu tempat, seorang lelaki yang hanya mengenakan secarik cawat dan berambut riap-riapan nampak melakukan meditiasi walau sesekali tanganya mengorek-ngorek api unggun seolah mencari-cari sesuatu. Di sampingnya seonggok tengkorak kepala manusia yang berisi minuman beralkohol. Mulut tipisnya berkomat-kamit membaca mantra.


Kadang diselingi pula dengan teriakan-teriakan seperti menggeram. Matanya lurus memandang ke arah api unggun di depannya. Kokiers, sesungguhnya api unggun tersebut bukanlah api unggun biasa melainkan api sisa kremasi. Dan 'sesuatu yang nampak dicari-cari oleh lelaki kurus itu, sejatinya adalah seonggok daging mayat sisa yang belum habis terbakar. Dan ketika lelaki berambut gondrong itu menemukan sebongkah daging panggang, tanpa ragu, diemplok di mulutnya, dan seketika mulutnyapun berkejap menikmati daging panggang. Seekor anjing nampak hilir mudik mengelilingi lelaki tersebut. Nampaknya iapun ingin minta jatah. Sudah menjadi rahasia umum, mengapa anjing-anjing yang hidup di sekitar sungai Gangga nampak ginuk-ginuk lemu. Ya, karena hampir tiaphari makan 'daging istimewa'.


Pemandangan seperti ini bukanlah ilustrasi dari sebuah film rekaan manusia, namun merupakan pemandangan nyata di beberapa wilayah tepian sungai Gangga India. Nampak mengerikan memang.  lelaki misterius yang aku saksikan di video ini bukan merupakan satu-satunya lelaki yang mengais-ngais rejeki dari sisa-sisa kremasi, namun hanya merupakan satu contoh kehidupan seorang Sadhu Aghori. Sebuah sekte kecil penyembah Dewa Shiva yang masih eksis di daratan India. Kehidupan Aghori menjadi sangat menarik kaum awam karena kehidupan Sadhu Aghori sangat aneh sampai to the point sangat ekstrim yaitu kanibalisme. Dan inilah yang menarik banyak jurnalis dunia untuk datang ke India dan segaja mengorek kisah kehidupan unik mereka.




Dunia memang unik, berbagai budaya dari berbagai bangsa di belahan bumi manapun, masing-masing ikut menyumbang keunikan dan kekayaan budaya dunia. Dimulai dari jaman dahulu kala sampai di jaman yang serba modern, kebudayaan terus berkembang, seiring dengan majunya tekhnologi, budaya akan terus mengikuti perkembangan jaman maupun pola pikir manusia. Namun demikian  tidak dapat dipungkiri dari sekian banyak budaya yang berkembang, masih ada sebagian orang yang mempertahankan mati-matian suatu budaya atau adat tertentu. Oleh karena itu perkembangan tekhnologi tidak mampu menggoyahkan budaya leluhur yang sudah mengurat akar di sebagian kelompok masyarakat dunia.


Dari sekian banyak budaya yang masih dipertahankan adalah budaya yang berkaitan dengan spiritualitas ( baca : agama). Ada beberapa kebiasaan di suatu kelompok tertentu baik yang berkaitan dengan spiritual maupun hanya sekedar temporary yang dianggap di luar normal bahkan mungkin saking tidak normalnya menimbulkan rasa jijik yang luar biasa. Dan ini terjadi di manapun, baik di Amerika, Asia , Afrika maupun Eropa.


Salah satu kebiasaan yang menjijikkan adalah suatu sekte yang dianggap suci oleh sekelompok kecil masyarakat di India. Sekte tersebut adalah Aghori Sadhus. Aghori bagi sekelompok tertentu adalah orang yang dianggap mumpuni sekaligus sakti, banyak orang yang minta berkah maupun doa kepada para Sadhu, bahkan Aghori juga bisa bertindak sebagai dukun pengusir makhluk halus maupun mengundang makhluk halus. Ada ritual khusus yang menjadi ciri khas sekte ini.




Menjijikan sekaligus mendirikan bulu roma karena sekte ini melakukan praktek kanibalisme, alias makan daging manusia. Baik yang dimasak maupun dimakan begitu saja alias mentah-mentah, baik daging segar maupun 'tiren' alias mati kemaren. Meaning : sudah setengah atau full membusuk. Tiada rasa jijik. Mengkonsumsi daging manusia dianggap ritual puncak untuk menyempurnakan dan mensucikan diri. Jiwa yang suci adalah jiwa yang apa adanya natural dan hidup apa adanya.


Aghori walau di-claim sebagai sekte dalam agama Hindu, namun oleh kalangan Hindu India sendiri, mereka dianggap di luar agama mereka. Alasan : their bizzare practice of cannibalism maupun hobi ber-halusinasi dengan kanabis serta konsumsi alkohol dalam kehidupan sehari-harinya.  konon, menurut salah seorang Aghori yang diwawancarai seorang jurnalis Australia, cannabis maupun alkohol adalah penyumbang utama atas 'keberaniannya' mengunyah daging manusia! Dengan halusinasi dan mabuk, seorang Aghori mampu menyarukan rasa mual dan eneg luar biasa ketika makan daging manusia terutama daging yang sudah membusuk. Itulah salah satu cara mematikan segala rasa untuk bisa menikmati daging manusia.


Para Aghori atau disebut juga cukup dengan Aghor, umumnya tinggal di tepi sungai Gangga tidak jauh dari tempat-tempat kremasi. Mereka meninggalkan kesenangan duniawi dan hidup apa adanya kembali ke natural, dan makan apapun yang tersedia di hadapannya.


Untuk menjadi seorang Aghor tentu saja tidak mudah, harus melalui ritual-ritual khusus yang diberikan oleh gurunya, sebagai tahap awal seperti : minum air atau makan abu mayat kremasi, kemudian melumuri seluruh badan mereka dengan abu mayat, serta calon Aghori harus mencari tengkorak kepala manusia yang banyak berserakan di sepanjang sungai Gangga untuk dijadikan mangkok suci dan sebagai tempat minum sehari-hari.


Mereka juga tidak boleh menikah namun boleh melakukan hubungan seksual dengan perempuan manapun dengan syarat tidak boleh ejakulasi saat melakukan bubungan seksual tersebut. Dan konon para Aghori ini tidak kesulitan untuk mencari perempuan yang mau suka rela tidur dengannya karena banyak wanita yang rela menyerahkan diri kepada mereka. Para perempuan tersebut malah bangga jika berhasil melakukan hubungan badan dengan orang suci ini.


Para Aghori umumnya telanjang kecuali secarik cawat yang menutup alat vitalnya. Jika mereka berpakaianpun, umumnya pakaian diambil dari mayat yang akan di kremasi yang diberikan oleh anggota keluarga yang meninggal. Yang mengejutkan dunia luar adalah, para Aghori ini memakan mayat manusia, umumnya sisa-sisa daging mayat yang tidak hancur di kremasi.


Walau demikian, Aghori konon berhati lembut dan tidak mau membunuh makhluk hidup, dan alasan mengapa mereka makan daging manusia yang oleh banyak orang disebut barbar, mereka beralasan bahwa walau mereka makan daging manusia namun mereka tidak membunuh, jadi mereka bukanlah merupakan sosok yang kejam.


Memakan daging manusia yang sudah meninggal merupakan puncak penyatuan jiwa dengan alam. Kehidupan seorang Aghori dimulai malam hari. Mereka melakukan meditasi di samping bekas-bekas kremasi dan sesekali mengorek daging bekas kremasi dan tanpa ragu mulai makan. Aghori sehari-harinya nya memang tinggal di area-area kremasi. Kadang merekapun melakukan meditasi di atas tubuh mayat. Mereka makan apa saja yang dianggap menjijikkan, katakan dari kotoran hewan, air kencing, sisa-sisa sampah dan lain-lain.


Ritual Aghori Sadhu




Saat melakukakan ritual ini mereka menaburkan abu kremasi ke tubuh mereka, anggota Sekte ini juga mempunyai kebiasaan mengenakan kalung dari tulang-tulang manusia. Menurut beberapa informasi yang saya peroleh Sekte ini selain makan bangkai manusia juga memakan kotoran dan minum air seni. Setelah Itu Mayat Akan diduduki dan dibacakan sesuatu.



Yang kemudian akan di makan dengan memotong bagian bagian tertentu dari mayat tersebut. mungkin ini adalah sebuah gambar  yang akan membuat anda merasa risih . .



Rabu, 06 Maret 2013

Lu Xiaoying Si Miskin Yang Berhati Malaikat

 

 Lu Xiaoying Si Miskin Yang Berhati Malaikat  - Hidup dalam kondisi yang serba kekurangan rupanya tak menghalangi seorang wanita China bernama Lu Xiaoying bersikap layaknya pahlawan.

Wanita berusia 88 tahun ini sehari-hari bekerja sebagai pemulung dan tinggal seorang diri karena suaminya telah meninggal dunia.

 
Aksi kepahlawanan Xiaoying menjadi buah bibir di China sejak diketahui bahwa ia telah menyelamatkan dan membesarkan 30 orang bayi yang ia temukan di tempat pembuangan sampah.
Tongkat perjuangan kini ada di tangan anak Lou, Zhang Chaiying. 

Sejak bertahun-tahun bekerja sebagai pemulung, Xiaoying seringkali menemukan bayi yang dibuang di tempat sampah. Meskipun ia sendiri hidup kesusahan, tapi Xiaoying tetap tak tega jika harus membiarkan bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya. Oleh karena itu sejak tahun 70’an, terhitung sudah sekitar 30 bayi yang ia ambil dari tempat sampah dan ia selamatkan.

Xiaoying membesarkan bayi-bayi yang ia temukan seorang diri. Jika bayi tersebut sudah beranjak dewasa, Xiaoying akan mencarikan keluarga asuh bagi anak-anak tersebut, karena ia sadar bahwa ia tak sanggup menyekolahkan dan merawat semua ‘anaknya’ hingga dewasa.

Lou kini terbaring lemah, meski begitu ia telah menjadi sosok pahlawan di negerinya.

Kini Xiaoying sudah berumur 88 tahun dan menderita gagal ginjal, namun hal tersebut rupanya tak menghalanginya merawat ‘anak bungsunya’ yang ia temukan sekitar 6 tahun yang lalu di tempat pembuangan sampah..

Lou kini terbaring lemah, meski begitu ia telah menjadi sosok pahlawan di negerinya.

Meski hanya pemulung, Lou (kiri) ikhlas merawat bayi yang terlantar bersama mendiang suaminya Li Zin (kanan).

Inilah tempat di mana Lou hidup.

[ sumber ]

Selasa, 15 Januari 2013

[Renungan] Keinginan Seorang Istri

Suamiku,

Mungkin pernah tersirat di dalam benakmu bahwa kau telah salah memilihku menjadi pasanganmu. Kadang kala aku mengganggumu dengan semua rajuk manjaku. Aku juga sering membatasi kebebasanmu yang tak sama lagi seperti dulu. Aku sering mengusirmu karena asap rokok itu. Bahkan tertidur lebih dulu saat kau pulang larut malam.

Tetapi, di saat kau sibuk dengan pekerjaanmu, ingatlah bahwa aku selalu setia menunggumu. Ku doakan kau di dalam kecemasanku.

Dan saat aku rela pergi bersama dirimu, ingatlah bahwa ada banyak orang yang kutinggalkan demimu. Orang tuaku, sanak saudaraku, sahabat-sahabatku. Dan kubiarkan kau mengisi seluruh kekosongan hatiku.

Saat aku tak sengaja melakukan sebuah kesalahan. Janganlah ego dan kekasaran yang ditunjukkan. Tetapi perlakukan aku dengan lembut dan bicaralah dalam ketenangan.

Saat aku ingin kau menemaniku, dan kau terlarut dalam kesibukanmu, hatiku teriris dan haus akan perhatianmu. Yang kupinta adalah sedikit perhatianmu itu.


Saat kau ingin pergi dan aku ingin kau tinggal di sisiku, percayalah itu bukan melulu karena cemburu. Tetapi karena aku tak ingin jauh darimu.

Saat aku menangis tersedu, aku ingin kau memelukku dan mengatakan "semuanya akan baik-baik saja."

Saat aku sedang gusar, peganglah tanganku. Tanpa berkata apapun aku tahu bahwa kau tak akan pernah meninggalkan aku.

Ceritakan semuanya kepadaku, bukan seperti kau bercerita kepada pasangamu, tetapi seperti kau kepada sahabatmu.

Apabila keinginan ku mulai terlalu banyak, ingatkan aku untuk selalu bersyukur memiliki mu. Dan bahwa semua yang di miliki di dunia ini akan kita tinggalkan kelak.

Dan bila aku dikalahkan oleh rasa kantuk ku, bangunkan aku dengan lembut. Ingatkan aku akan tanggung jawab yang belum kuselesaikan. Bukan dengan suara garang yang membuat nyaliku ciut.

Ketika kau sedang terhanyut dalam lautan emosi, pandang mataku dalam-dalam. Jauh di dalam beningnya, ada cinta untukmu, dan akulah yang kau cintai itu.

Aku yang selalu mencintaimu,


istrimu.